JASA RAHARJA PEDULI LINGKUNGAN DAN PENYANDANG DISABILITAS UNTUK RECOVERY DI BALI
Mahomeda, Managing Director Annika Linden Centre mengatakan, Annika Linden Centre merupakan rumah bagi organisasi Puspadi Bali yang menyalurkan dan membuat kaki palsu serta kursi roda. Begitu pun rumah bagi organisasi kemanusiaan yang memberikan rehabilitasi bagi disabilitas serta rumah untuk Disability Network atau yang menghubungkan disabilitas dengan pekerjaan. "Sebagai pusat inkubasi dan penghubung antara kegiatan sosial dan masyarakat, kami memberikan layanan dalam satu atap kepada disabilitas.
Kami dihubungi oleh PT Jasa Raharja untuk kegiatan CSR-nya. Kami merasa sangat bangga dan juga sangat terharu atas kepercayaan yang diberikan organisasi kami untuk membantu menyalurkan program CSR PT Jasa Raharja kepada warga-warga khususnya di Denpasar. Bersama Puspadi Bali, kami melakukan pendataan terhadap orang-orang yang membutuhkan bantuan.
Kami merasa senang, beberapa orang mendapatkan bantuan yang disalurkan PT Jasa Raharja," ucap Mahomeda. Pada kesempatan tersebut, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasa Raharja, Munadi Herlambang juga menyerahkan bantuan pilar lingkungan berupa 100 pcs pohon tabebuya dan 485 pcs pohon jempiring kepada Pemkot Denpasar yang diterima langsung oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. "Saya berterimakasih kepada Jasa Raharja Bali yang sudah membantu penghijauan di Kota Denpasar.
Kami di Kota Denpasar dibantu 485 pohon jempiring yang merupakan maskot kita. Ditambah 100 pohon tabebuya. Mudah-mudahan tabebuyanya bisa mempercantik Kota Denpasar, harapannya.
Dukungan seperti ini semoga berkelanjutan. Apalagi saya juga menyaksikan ada bantuan kepada pihak yayasan kepada disabilitas," katanya. Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasa Raharja, Munadi Herlambang usai menyerahkan bantuan didampingi Kepala Cabang PT.
Jasa Raharja Cabang Bali, Abubakar Aljufri mengatakan, target TJSL Jasa Raharja tahun ini adalah untuk lingkungan dan disabilitas. "Tahun lalu, program TJSL PT Jasa Raharja targetnya properti dan kemiskinan. TJSL Jasa Raharja sejalan karena mayoritas korban kecelakaan pria dan wanita usia produktif, itu efeknya ke kemiskinan sehingga targetnya di properti.
Jadi tulang punggung keluarganya kecelakaan, itu yang kita bantu dengan alat-alat bantu seperti disable termasuk keluarganya, putra putri korban dibantu beasiswa," papar Munadi. Program tersebut kata dia untuk memutus mata rantai kemiskinan yang diakibatkan kecelakaan lalu lintas atau transportasi di seluruh Indonesia. "Tahun ini (TJSL) lebih ke lingkungan karena pasca-pandemi harus recovery mulai dari ekonomi, lingkungan dan disable.
Karena pandemi efeknya ke seluruh masyarakat, maka disable mulai kita rangkul dengan kegiatan-kegiatan dan alat bantu," tutupnya. (AT-009)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Buru Selatan Dapat Tambahan DAU Rp78,16 Miliar, Total Penyaluran KMK 198/2026 Capai Rp80,68 Miliar
3 weeks ago
Dua Laporan Polisi Warnai Polemik Pasar Kai Wait, MOANA LESNUSSA TAK CABUT LAPORAN, Kuasa Hukum Desak Pengusutan hingga Pansus DPRD Bekerja Objektif
1 month ago
Evans Alfons Tanggapi Barbara Joacqualine Imelda Alfons Mengenai Status Ahli Waris dan Putusan Pengadilan
1 month ago
Batu Badaun Legenda Kesetiaan Abadi dari Tanah Maluku
1 month agoRekomendasi Untuk Anda
Fahri Hamzah: Jepang Menunjukkan Minat Dukung Proyek Perumahan di Indonesia
Gunawan Himbau BPOM Ambon -Dinkes Tarik Peredaran Obat Sirup
Ambon Sukses Gelar Rakernas Dekan Syariah PTKIN, Bahas Kurikulum Cinta Hingga Isu Perempuan
Distan Maluku Sikapi Upaya Pemerintah Bangun Klaster Pertanian Modern
Wawali Ambon Tinjau Langsung Penerimaan Murid Baru, Pastikan SPMB Sesuai Aturan