Masyarakat Naku Tolak Pejabat dan Calon Raja Yang Diusulkan
Pernyataan ini diakui oleh Kepala Soa Negeri Naku, Charles de Fretes dalam orasi demo yang dilaksanakan bersama dengan masyarakat di Depan Baileo Negeri Naku, Jumat kemarin. Bahkan, de Fretes bersama masyarakat juga secara terang-terangan menolak pencalonan raja yakni Sadrak Gaspersz yang dicalonkan sebagi raja Defenitif nanti. Dirinya mengakui, Sadrak Gaspersz bukanlah salah satu turunan dari Mata Rumah Parenta yang berhak di ahli wariskan sebagai calon raja.
Selain itu, mereka juga mengecam keras sifat dari Calon Raja yang memiliki seorang istri yang sifatnya panjang tangan (pencuri) pada salah satu Indomaret di kota Ambon. "Istri saja sudah bagitu, bagaimana Katong mau calonkan suaminya yang memang jelas-jelas tidak memiliki garis keturunan dalam mata rumah Parenta sebagai seorang raja Defenitif di negeri Naku," tukasnya. Sementara itu, Sekretaris Negeri Naku, Reymod Waas mengakui, dengan orasi yang disampaikan oleh masyarakat terhadap keberadaan raja Defenitif ini merupakan tanggungjawab dan kewenangan dari Pemerintah Kota Ambon.
Oleh karena itu, memang ada diantara masyarakat yang tidak puas, tapi itu merupakan tanggungjawab dari Pemkot untuk menetapkan pejabat kepala pemerintahan defenitif di negeri Naku sehingga seluruh kegiatan pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Terkait dengan kegiatan proses untuk raja Defenitif, Pemerintah bersama dengan Saniri sudah melaksanakan proses tinggal apa yang menjadi kewenangan dari pemerintah kota Ambon untuk melantik. "Kita cuma pelaksanaan administrasi sehingga prosedure untuk hadirnya kepala pemerintahan negeri Naku tetap mengacu pada aturan Pemkot," jelasnya. (AT-009)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Keterangan Petrus Fatlolon Bongkar Sengkarut PI Masela dan Dokumen Janggal
4 months ago
Kejagung Didesak Periksa Kontraktor Agus Thiodorus Terkait Pengrusakan Mangrove
5 months ago
Jejak Perjanjian Notaris di Balik Pencairan Rp20 Miliar UP3 Tanimbar
5 months ago
Kontroversi Pernyataan Bupati Mengguncang Relasi Pemerintah dan Wartawan Tanimbar
6 months agoRekomendasi Untuk Anda
Kodim 1504 Gelar Latihan Dasar Teritorial Untuk Babinsa
Kolaborasi Dengan INPEX, Yayasan Sor Silai Dorong Agroforestri Di Tanimbar.
Mukadar Resmi Jabat Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Tanimbar
Dokter Boy Berbagi Kasih Natal dengan Para Janda & Anak Yatim di Tanimbar Utara
Lanud Pattimura Gelar Ceramah Hukum Tentang Pinjaman Online Ilegal