Pemkot Ambon Gelar Temu Kader Posyandu se-Kota Ambon, Fokus pada Percepatan Penurunan Stunting
Acara tersebut dibuka oleh Penjabat (Pj) Walikota Ambon, Dominggus Nicodemus Kaya, yang secara simbolis memukul tifa sebagai tanda dimulainya kegiatan. Hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Desy Kaya, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan para kader Posyandu dari seluruh wilayah Kota Ambon. Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Kota Ambon, Desy Kaya, menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu atas dedikasi mereka dalam pencegahan dan penanganan stunting.
Ia menegaskan bahwa peran Posyandu sangat penting sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini kasus stunting. Desy juga memaparkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam kesadaran masyarakat akan pentingnya kunjungan ke Posyandu selama paruh pertama tahun 2024, di mana jumlah anak yang diperiksa meningkat dari 16.658 anak pada Januari menjadi 21.717 anak pada Juni 2024. “Kita harus tetap semangat dan terus berupaya meningkatkan kunjungan Posyandu agar dapat mendeteksi dini dan mengatasi stunting,” ujar Desy.
Ia juga menyampaikan bahwa meskipun kunjungan meningkat, jumlah anak stunting sempat naik dari 382 anak pada Januari menjadi 456 anak pada Juni. Namun, berkat upaya yang berkelanjutan, angka tersebut turun kembali menjadi 377 anak pada September 2024. Pj.
Walikota Ambon, Dominggus Nicodemus Kaya, dalam sambutannya menegaskan bahwa penurunan angka stunting menjadi prioritas nasional dan daerah. Berdasarkan data tahun 2021, prevalensi stunting di Kota Ambon berada di angka 21,8%, yang kemudian berhasil diturunkan menjadi 20,7% pada 2023. “Target nasional menurunkan stunting menjadi 14% pada 2024 memang berat, namun kami akan tetap mendukung penuh upaya nasional ini,” kata Dominggus.
Ia menekankan bahwa upaya kolaboratif dari seluruh pihak sangat diperlukan untuk mencapai target tersebut. Berbagai langkah, seperti verifikasi data dan kunjungan serentak ke Posyandu, juga telah memberikan hasil positif dalam penanganan stunting. Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkot Ambon menyerahkan bantuan kepada 353 anak stunting yang tersebar di lima kecamatan di Kota Ambon.
Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan gizi dan kesehatan anak-anak sebagai langkah konkret dalam menurunkan angka stunting. Kegiatan Temu Kader Posyandu ini dilanjutkan dengan pemaparan materi dari beberapa narasumber yang dipandu oleh Kepala Dinas BKKBN Kota Ambon. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemkot Ambon dan para kader Posyandu dalam upaya bersama menurunkan angka stunting di Kota Ambon, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh sehat dan kuat.
👋 Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
💬 0 Komentar
📭 Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
52 Pejabat Fungsional Pemkot Ambon Dilantik, Bodewein: Jangan Anggap Jabatan Kelas Dua
6 days ago
LASKI Nusantara Fest 2026 Digelar di Ambon, Jadi Wadah Generasi Muda Kembangkan Seni Islami
1 week ago
Pemkot Ambon Salurkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
1 week ago
HUT Ke-451 Ambon Meriah, KORMI dan PKK Ajak Warga Berprestasi
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
Semen Padang FC Siapkan Diri untuk 3 Laga Akhir Liga 1, Tekad Tetap Performa Gemilang
Mengenal "Hukum", Prodi Hukum UNLESA Giat Sosialisasi Di SMAN 4 KKT
Gagal Realis Visi Misi Empat Tahun Memimpin, GMNI KKT Hadiahkan Fatwa Kartu Merah
Terima Pengembalian Dati Negeri, Pemneg Urimessing Puji dan Minta Dukungan Keluarga Alfons