Seharian Tak Pulang dari Kebun, Jasad Warga Latea Ditemukan di Muara Kali Yala
Korban ditemukan Senin 25 Januari 2021 dalam keadaan tak bernyawa di muara Kali Yala. Diduga korban meninggal karena diserang hewan reptil Buaya. Menurut Keterangan Yansen Salkeri (anak korban).
Hari Minggu 24 Januari 2021 sekitar pukul 13.00 Wit, Ayahnya (korban) dari rumah menuju ke rumah kebun (walang) dekat lokasi Logpon PT. Djajanti Negeri Latea. "Memang bapak kesehariannya suka beristirahat siang di rumah kebun, sekira pukul 17.00 Wit, Beta menuju rumah kebun untuk mengecek bapak, tapi sampai disana bapak tidak ada.
Karena tidak ada Beta langsung kembali ke rumah," tutur Yansen. Kemudian, Pada keesokan harinya tanggal 25 Januari 2021, isteri korban, Yohana Ferdinandus, pada pukul 06.00 Wit menuju rumah kebun untuk mengecek keberadaan Anton (korban) namun setibanya di sana tidak menemukan keberadaan Suaminya. Karena tidak ketemu, Yohana kembali ke rumah dan memberitahukan anaknya Yansen bahwa ayanya tidak ada di kebun.
Setelah diberitahu Ibunya, Yansen kembali ke kebun untuk mencari sang Ayah, karena tidak ketemu Yansen mengambil langkah untuk menyusuri Kali Yala mencari Ayahnya. Setelah menyusuri Kali Yala sampai di muara, Yansen melihat ayahnya dalam keadaan tengkurap setelah didekati ayahnya sudah tak bernyawa dan ada luka gigitan disekitar tubuh korban. Yansen yang menemukan Ayahnya sudah tak bernyawa lantas bergegas dari TKP sambil berteriak meminta tolong kepada Ayong Habibu (Mertua Korban) dan bersama sama mengevakuasi jazad korban ke rumah kebun.
Kemudian hal itu dilaporkan kepada masyarakat dan Polsek Pasanea. Sekitar Pukul 12.00 Wit, dibantu masyarakat dan personel Polsek Pasanea yang dipimpin langsung Kapolsek, Iptu. Rido Nasihin, SH, jenasah korban dievakuasi ke rumahnya.
Untuk sementara, korban diduga meninggal setelah diterkam Buaya di Kali Yala. AT008
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Keterangan Petrus Fatlolon Bongkar Sengkarut PI Masela dan Dokumen Janggal
4 months ago
Kejagung Didesak Periksa Kontraktor Agus Thiodorus Terkait Pengrusakan Mangrove
5 months ago
Jejak Perjanjian Notaris di Balik Pencairan Rp20 Miliar UP3 Tanimbar
5 months ago
Kontroversi Pernyataan Bupati Mengguncang Relasi Pemerintah dan Wartawan Tanimbar
6 months agoRekomendasi Untuk Anda
Telkomsel Pamasuka Hadirkan Program Menarik di Hari Pelanggan Nasional
LPKA Ambon Perkuat Komitmen sebagai Lembaga Ramah Anak Melalui Pengukuran Standar LPKRA
Piter,Mahasiswa UNLESA Siap Berlaga di Ajang Nasional Pertamina Goes to Campus 2025
Lampu Padam, Akibat Gardu meledakΒ