2026 Jumlah Hewan Kurban Meningkat, Distan Maluku Pastikan Pengawasan dan Layak Konsumsi Bagi Masyarakat
โโPelaksanaan Pengawasan ini sesuai dengan topoksi Dinas Pertanian Provinsi Maluku dengan dasar UU nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan jo nomor 41 tahun 2014 dan jo nomor 6 tahun 2023. โโHal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, DR. Ilham Tauda melalui Kepala Bidang Peternakan, Fahmi Yusuf kepada awak media di kantor Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Kamis 21 Mei 2026.
โโMenurut Fahmi, selain Undang-undang yang menjadi dasar, juga peraturan menteri pertanian (Permentan) nomor 114 yang khusus mengatur soal pemotongan dan pengawasan hewan kurban. โโ"Berdasarkan Undang undang maupun Peraturan Menteri Pertanian maka, tanggal 22 Mei 2026 nanti kita akan melakukan pengawasan hewan kurban di 12 titik di kota ambon. โโDalam pengawasan ini kami juga akan berkoordinasi dengn Dinas Pertanian Kota Ambon maupun Badan Karantina.
โTujuan dilakukannya pengawasan ini adalah untuk melihat dan memastikan sejauh mana kelayakan hewan kurban yang akan dipotong pada hari H nanti. โโAda dua syarat yang menjadi unsur kelayakan hewan kurban yakni dari sisi Sariat Islam, itu terkait dengan umur hewan, kalau hewan Kambing umur satu tahun lebih, Domba enam bulan lebih, sedangkan Kerbau dan Sapi itu harus sudah berumur dua tahun lebih. โโUnsur yang kedua yakni dari sisi kesehatan hewan dimana hewan kurban tidak boleh cata, luka, dan memenuhi syarat kesehatan hewan yang akan tertuang dalam surat keterangan kesehatan hewan yang diterbitkan oleh Dokter Hewan Dinas Pertanian," jelas Kabid Peternakan.
โโDirinya menyampaikan, hewan-hewan kurban yang masuk saat ini di kota ambon yakni Sapi dan Kambing itu berasal dari sentra-sentra peternakan yang ada di pulau Seram, Buru dan Kabupaten Maluku Barat Daya itu sudah diperiksa oleh dokter hewan yang ada pada Dinas Pertanian masing-masing Kabupaten. โโ"Dari segi jumlah hewan kurban di tahun 2026 ini ada kenaikan 19% dari tahun 2025. Untuk Sapi di tahun 2025 sebanyak 722 ekor, tahun ini meningkat menjadi 862 ekor, Kambing di tahun 2025 sebanyak 750 ekor sedangkan tahun 2026 sebanyak 820 ekor.
โโUntuk pengawasan ini ada dua jenis pengawasan yang kami lakukan yakni yang pertama pengawasan Anti Mortem itu dilakukan sebelum hewan kurban dipotong untuk memastikan bahwa hewan tersebut layak untuk di kurbankan. โโPengawasan yang kedua yakni Pos Mortem, ini akan kita lakukan di lokasi lokasi tempat hewan kurban itu dipotong untuk memastikan bahwa organ-organ dalam hewan maupun daging itu layak dikonsumsi terutama untuk cacing hati pada hewan Sapi," papar Fahmi. โโDirinya menyampaikan, atas nama pemerintah diimbau kepada masyarakat agar jangan ragu mengkonsumsi daging hewan kurban pada saatnya nanti, sebab, semua hewan yang dilalulintaskan untuk persiapan Kurban di Maluku ini selalu dalam pengaawasan yang ketat.
โโDisamping itu, selama ini untuk wilayah Maluku ini masih terbebas dari penyebaran penyakit hewan seperti Antraks, PMK dan lainnya, apalagi hewan-hewan kurban ini semuanya dikembangkan di wilayah Maluku, tidak ada yang di datangkan dari luar Maluku sehingga masih aman untuk dikonsumsi saat perayaan Idul Adha nanti, tutup Fahmi. (AT)
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
3 weeks ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
3 weeks ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
3 weeks ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
3 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
Masyarakat Ngamuk Ulah Ketidakhadiran Presiden di Acara Groundbreaking LNG Blok Masela
Kabupaten BurseL Dapat Bantuan Bus Air Roro KMP Tanjung Tirangย
Desember 2022, Kota Ambon Alami Inflasi 6,39 Persen
Sekda Bursel Melepas 174 Mahasiswa KKN Iqra Buruย
"Stagnasi Ekonomi Maluku: Saat Pola Pikir Usang Jadi Penghalang Utama"