Dam Wae Ela Kembali Meluap
Sehingga pembangunan talud pun belum bisa permanen, karena masih dalam pantauan beberapa tahun ini. "Air ini meluap karena perlindungan yang di buat bersifat sementara, seharusnya talud sudah harus di buat, tapi area jangkauan air belum di ketahui dengan pasti, maka pembatas air masih bersifat sementara." Lanjutnya. Saat di tanyakan media ini mengenai selokan-selokan yang sudah di bangun, apakah berfungsi dengan baik dalam meminimalisir meluapnya air.
Mahulauw menjelaskan bahwa, selokan-selokan itu tidak berfungsi sama sekali, karena material yang di bawa oleh arus air menutup semua selokan. "Selokan-selokan yang di bangun tidak berfungsi sama sekali, derasnya aliran air membawa serta material dan menutup lubang selokan. Debit air dan perencanaan selokan tidak sesuai.
Akhirnya selokan-selokan itu tidak berfungsi sama sekali." Jelas Mahulauw. di smping itu, Aliran air kini sudah jauh sekali dari bawah rel jembatan, yang memang di bangun karena awalnya aliran air tempatnya di bawah jembatan tersebut. Tapi setelah hujan besar Minggu malam, air melewati wilayah yang jauh sekali dari perkiraan.
" Sekarang aliran air tidak lagi di bawah jembatan seperti yang seharusnya, sudah cari jalan sendiri. Mengalir di jalan menuju jembatan. Itu jauh sekali dengan daerah aliran sebelumnya.
Mungkin karena timbunan material, menyebabkan air mencari jalan lain." Katanya lagi anggota Tagana ini pun menginformsikan, Dari derasnya aliran air Dam Wai Ela Minggu malam, 1 rumah rusak total, dan 8 rumah terdampak. dan hal ini membuat trauma masyarakat negeri lima pasti teringat kembali. "Jadi derasnya aliran air menyebabkan1 rumah rusak total, dan 8 rumah terdampak. belum lagi, Masyarakat negeri lima belum pulih dari Trauma mereka." Sambungnya.
"Jika terjadi hujan deras dan lama lagi, pasti sungai akan meluap kembali. Kami mengantisipasinya dengan mengungsi dulu ke lokasi yang aman," Mahulauw berharap, pemerintah negeri hingga instansi-instansi terkait bergerak cepat dalam meninjau keadaan ini .(AT-010)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Toisutta Tegaskan OPD Tuntaskan Temuan Keuangan, Roumuty Terima Kalpataru Lestari
2 months ago
DLHP Ambon Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Kebersamaan Pegawai di Bulan Ramadhan
5 months ago
7 Kebakaran Hutan Paling Mengerikan di Dunia
1 year ago
Apa Itu Wanatani? Solusi Pertanian Masa Depan untuk Ketahanan Pangan Indonesia
1 year agoRekomendasi Untuk Anda
Gerak Cepat, Pertamina Fokus Berikan Penanganan Terbaik untuk Korban
Jubir Satgas Covid-19 Maluku Bantah Adanya Vaksin Kadaluarsa di RSUP Leimena
Telkomsel Gelar Webinar Pembelajaran Daring di Masa Pandemi
Danramil dan Babinsa Dapat Bantuan Atribut Tugas Lapangan dari Dandim 1504
Bappeda Litbang BurseL Gelar Musrembang, Ini Harapan BupatiΒ