#GerakanBerbagiUntukWarga P Pemberian Nasih Bungkus Gratis Untuk Warga Namrole
Sasaran dari aksi Komunitas ini, meliputi 10 titik pangkalan ojek yang ada diseputaran dalam kota Namrole dan pedagang kaki lima yabg berada di pasar Kai Wait Namrole. Pangkalan ojek tersebut yakni, Pangkalan Ojek Kai Wait samping Gereja Immanuel Desa Waenono, pangkalan Ojek Lea Poda Desa Labuang, pangkalan ojek depan BRI Desa Labuang, pangkalan mobil rental lintas Desa Labuang, pangkalan Ojek Kilometer 2 depan Kompi 3 Batalion A Pelopor, pangkalan Ojek 1, 2 dan 3 Pasar Kai Wait Desa Labuang, Pangkalan Ojek depan Kantor Bupati Desa Kamlanglale, serta Pangkalan Ojek Bank Maluku. Tidek hanya pada tempat-tempat pangkalan ojek, namun sejumlah pedagang yang sementara berjualan di pasar juga turut kebagian nasi bungkus.
Salah satu perwakilan komunitas, Herman kepada wartawan menuturkan bahwa komunitas ini memberikan kepedulian tersendiri bagi masyarakat. Dan salah satu bentuk kepedulian di tengah wabah pandemi covid-19 ini adalah gerakan berbagi ratusan nasi bungkus untuk warga Kota Namrole. "Nasi Bungkus yang kami beri ke warga sebanyak 100 bungkus, kami bagikan ke pangkalan-pangkalan ojek yang ada di kota Namrole," jelasnya.
Gerakan berbagi untuk warga ini sengaja dilakukan karena saat pandemi dan pemberlakuan PPKM, sehingga ada warga yang kesulitan mencari nafkah. Pantauan media ini, dalam pembagian ke pangkalan ojek maupun ke warga masyarakat, mereka menerimanya dengan senang hati. Bahkan mereka berterima kasih karena sudah diberikan nasi Bungkus.
Sandy Bugis, salah satu warga yang berprofesi sebagai tukang ojek, awalnya merasa bingung karena diberikan nasi bungkus secara gratis, tetapi setelah dijelaskan oleh komunitas #GerakanBerbagiUntukWarga bahwa ini bentuk kepedulian pada warga ditengah kondisi pandemi, barulah ia mengerti. "Bingung awalnya diberikan nasi bungkus secara gratis, tapi karena gratis dari salah satu komunitas, apalagi ditambah kondisi pandemi saat ini maka kami bersyukur dan sangat berterima kasih," ucap Sandy. Senada, Sani Nurlatu yang berprofesi sebagai penjual di pasar Kai Wait juga mengaku heran karena diberikan nasih bungkus secara gratis oleh komunitas #GerakanBerbagaiUntukWarga, padahal kondisi saat ini warga lagi susah-susahnya mencari nafkah.
"Bingung, dikira mau bayar tetapi ternyata diberikan secara gratis. Terimakasih Komunitas #GerakanBerbagiUntukWarga," tandasnya. (Biro Bursel)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Rp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
2 hours from now
Forsippman Beri 7 Hari, Desak Polres Bursel Usut Dugaan Galian C Ilegal RSUD Namrole
4 days ago
Mahkota untuk Santri dan Ibu, Khataman Al-Qurβan Rumah Tahfidz Darussalam Namrole Berlangsung Haru
5 days ago
PKS Bursel Konsolidasi Pengurus, Husein Souwakil Tekankan Penguatan Struktur dan Target Kemenangan Pemilu
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
Safari Ramadhan di Telaga Pange Sukses Digelar, Pj Walikota Berharap Berkah dan Keberkahan
Kemensos RI Bantu UMKM Sumber Kasih Kalurahan Lateri
Dugaan Korupsi Pertangungjawaban Fiktif BTT di APBD KKT 2020 Resmi di Laporkan
Jaga Keamanan Penumpang, Polres SBB Gelar Vaksin di Dermaga
Begini Gambaran Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2025