AmbonToday
Menu Utama

Ketika Hati Para Pemimpin Turun Bersama Derasnya Hujan: Kepedulian Kapolres dan Forkopimda Buru Selatan di Tengah Banjir Waesama

N

Oleh: Nardo

Friday, 18 July 2025 | 17:24 WIT

Bagikan:
Ketika Hati Para Pemimpin Turun Bersama Derasnya Hujan: Kepedulian Kapolres dan Forkopimda Buru Selatan di Tengah Banjir Waesama
Ketika Hati Para Pemimpin Turun Bersama Derasnya Hujan: Kepedulian Kapolres dan Forkopimda Buru Selatan di Tengah Banjir Waesama Ambontoday. com - Buru Selatan โ€” Kala langit menangis tanpa henti, dan bumi basah oleh duka yang datang tanpa diundang, para pemimpin daerah turun menyusuri genangan. Bukan hanya dengan langkah, tapi dengan cinta, perhatian, dan tanggung jawab.

Kapolres Buru Selatan, A. K. B.

P Andi P. Lorena, S. I.

K., M. H., bersama Wakil Bupati Gerson Eliaser Selsily, S. E., M.

Pd., Ketua DPRD Ahmad Umasangaji, S. Pd., dan jajaran Forkopimda, hadir di tengah masyarakat Kecamatan Waesamaโ€”mereka tak datang membawa janji, tapi membawa harapan. Banjir yang melanda beberapa hari lalu telah memutus jalan, membenamkan rumah, dan menghanyutkan ketenangan warga.

Tanggul Kali Walnawe jebol, air mengalir deras ke Desa Persiapan Lehoni, Desa Pohon Batu, dan Desa Wamsisi. Tapi hari itu, Kamis, 17 Juli 2025, bukan tentang musibah semataโ€”melainkan tentang wajah-wajah tulus yang datang mengulurkan tangan. Sebanyak 138 paket sembako dibagikan.

Mungkin nilainya tak seberapa, tapi maknanya tak terukurโ€”karena ia hadir dari rasa peduli, dari hati yang tak tega melihat rakyatnya berjuang sendiri. > โ€œKami hadir untuk menyentuh luka, bukan sekadar melihatnya. Agar masyarakat tahu, dalam setiap musibah, negara tak pernah pergi.

Kami adaโ€”bersama, sejalan, dan sepenuh hati,โ€ ujar Kapolres, lembut namun penuh wibawa.   Di antara lumpur dan sisa air yang belum surut, tampak anak-anak menatap ke arah rombongan dengan mata berbinar. Warga memeluk bantuan itu seperti memeluk harapan. Dan di setiap rumah yang dikunjungi, senyum perlahan tumbuh kembaliโ€”meski hujan belum benar-benar berhenti. > โ€œPolri akan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk mencari solusi, bukan hanya tanggap darurat, tapi juga pencegahan jangka panjang.

Kami ingin masyarakat merasa amanโ€”dari bencana, dan dari rasa ditinggalkan,โ€ tegas Kapolres. Langkah kaki mereka di Waesama hari itu bukan sekadar kunjungan, tapi adalah pesanโ€”bahwa jabatan bukan jarak, dan kekuasaan bukan dinding. Karena ketika air naik, maka yang lebih tinggi adalah kemanusiaan.

Dan dari banjir yang datang tanpa permisi, kini mengalir pula aliran kepedulian yang menenangkan. Membasuh luka. Menyalakan kembali cahaya harapan. (Biro BurseL)

๐Ÿ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

๐Ÿ’ฌ 0 Komentar

๐Ÿ“ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!

Topik Terkait: Maluku AmbonToday