Ketika Jalan Berlubang Menjadi Luka Kota, Warga dan Tukang Ojek Patungan Menambal dengan Cinta
Namun, dari luka itu, lahirlah harapan—dari tangan-tangan warga yang tak tinggal diam. Adalah tukang ojek dan warga sekitar, yang setiap hari melintasi jalan penuh lubang itu, kemudian berinisiatif melakukan tambal jalan secara swadaya. Mereka menyisihkan sedikit rejeki, membeli semen, pasir, dan kerikil, lalu bergotong-royong menambal bagian yang rusak.
“Ini bentuk kepedulian kami. Meski hanya tambalan sementara, kami berharap bisa mencegah jatuhnya nyawa dan luka dari lubang-lubang yang sudah lama dibiarkan,” tutur seorang tukang ojek dengan suara yang lirih namun tegas. Aksi ini menyentuh hati.
Di tengah keterbatasan, semangat gotong royong membuktikan bahwa kepedulian bisa tumbuh di mana saja—bahkan dari jalanan yang berlubang. Namun, tidak semua bisa mereka perbaiki. Ruas jalan di depan Dinas LH hingga ke depan Kantor Bappeda, sepanjang hampir 200 meter, penuh lubang yang dalam dan lebar.
Perlu penanganan serius dan anggaran besar. “Kami tidak mampu, ini sudah tanggung jawab pemerintah,” ujar warga lainnya. Menanggapi kondisi ini, Pemerintah Daerah melalui Dinas PUPR diharapkan membuka mata dan hati.
Jalanan adalah denyut kehidupan masyarakat. Lubang-lubang itu bukan sekadar kerusakan fisik, tapi juga simbol harapan yang menanti dijemput. Pemerintah mengajak masyarakat untuk tetap menjaga keselamatan.
Terutama di musim hujan, genangan air bisa menyamarkan lubang dan menjadi jebakan mematikan. Gunakan kecepatan yang wajar, waspadai setiap ruas, dan utamakan keselamatan dalam berkendara. Karena keselamatan di jalan adalah hak setiap warga, dan jalan yang layak adalah wujud cinta dari pemerintah kepada rakyatnya.
Mari bersama, saling mengingatkan, saling peduli. Biarlah tambalan semen dan pasir menjadi pengingat bahwa meski sederhana, kepedulian tak pernah sia-sia. Semoga langkah kecil dari warga menjadi gema yang sampai ke ruang-ruang kebijakan.
Dan semoga, luka jalanan itu segera sembuh oleh tangan yang lebih kuat dan anggaran yang berpihak. [Nar’Mar] .
👋 Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
💬 0 Komentar
📭 Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
3 weeks ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
3 weeks ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
3 weeks ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
3 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
Warga Romnus // Pasrah Saat Musim Banjir