Matangkan Implementasi Call Center 112, Pemkot Audensi Dengan Komdigi
Dalam paparannya, Toisutta memberikan Gambaran terkait dengan kesiapan implementasi call center 112 yang telah melalui berbagai pentahapan. Baik konsolidasi internal OPD, Eksternal untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) , Sarana β prasarana TIK, serta proses bersama dengan direktorat infrastruktur KOMDIGI untuk melakukan verifikasi, termasuk aktifasi nomor layanan call center 112 di Kota Ambon. Diakuinya, Ambon punya komitmen yang kuat dalam membangun pemerintahan berbasis teknologi.
Dimana Teknologi akan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, serta berkualitas dan terpercaya. "Olehnya itu, salah satu komponen penting yang perlu disiapkan oleh Pemerintah Kota Ambon Adalah Pembangunan Suatu Sitem Yang Terpadu Termasuk sistem pelayanan kegawatdaruratan," jelas Toisutta Langkah strategis dalam memperkuat sistem respon cepat terhadap situasi darurat ini , mendapat tanggapan positif dari staf khusus Menteri, Anarto Nurpabowo. KOMDIGI, ungkapnya, memberikan apresisasi tinggi atas inisiatif Pemrintah Kota (Pemkot) Ambon yang dinilainya sebagai contoh konkret dari implementasi transformasi digital di sektor layanan publik, khususnya dalam hal keamanan dan keselamatan warga. Anarto juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam operasionalisasi layanan call center 112.
Menurutnya, keberhasilan sistem ini tidak hanya bergantung pada infrastruktur digital, tetapi juga pada kesiapan penyelenggara, baik operator, tenaga lapangan, instansi layanan darurat seperti kepolisian, pemadam kebakaran, SAR dan rumah sakit, serta partisipasi aktif masyarakat. "Dari paparan Direktur Insfrastruktur KOMDIGI, dan BAKTI sebagai penyedia Infarstruktur TIK di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar ), kami melihat bahwa Ambon secara infarsrtuktur TIK sudah sangat merata di lima kecamatan dan mobile Band 4G hampir merata di daerah padat penduduk di Ambon, artinya bahwa ini akan sangat mempermudah penyelengaraan call center 112 di Ambon," bebernya. Dirinya berharap layanan 112 ini dioptimalkan dengan pelatihan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan, sistem pelaporan yang terintegrasi, dan edukasi publik agar masyarakat memahami cara penggunaan layanan ini secara tepat.
"KOMDIGI mendukung penuh program call center 112 ,"tandasnya. Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kominfosandi Kota Ambon, Ronald Lekransy, menyatakam Layanan Call Center 112 ini merupakan bentuk keseriusan Pemkot Ambon dalam meningkatkan kecepatan dan efektivitas penanganan keadaan darurat seperti kebakaran, kecelakaan, bencana alam, dan kejadian darurat lainnya. Ia memastikan, pasca launching di tanggal 8 Sebtember 2025 mendatang, masyarakat dapat menghubungi nomor 112 secara gratis, 24 jam.
Untuk diketahui, turut hadir dalam Audensi Bersama Pemkot Ambon; Yuliar M. Zega - Ketua Tim Pusbang Aparatur Komdigi, Tita Ayuditya Surya - Katim Implementasi Klasifikasi Gim (Ekosistem Digital) , Mulyadi - Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital, Handoko - PIC Supervisi Layanan BAKTI (Infrastruktur Digital) dan Ali Lubis - Staf Layanan TI Pemerintah . ( o. l )
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Hari Lansia Nasional, Ambon Perkuat Komitmen Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif
2 months ago
Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Persatuan, Ambon Diajak Tunjukan Sportivitas Kepada Dunia
3 months ago
Ambon Bersih Dimulai dari Warga, BNI Serahkan 10 TPS untuk Kota Sehat
3 months ago
Ambon Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelanggar Aturan Sampah
3 months agoRekomendasi Untuk Anda
Launching Baksos dan Kesehatan Jelang Hari Natal 2024 Oleh PJ Bupati KKT
Update Cuaca Sulsel: Mayoritas Wilayah Diperkirakan Diguyur Hujan Hari Ini, 13 Mei 2025
Gli Azzurri Italia Lolos ke 16 Usai Main Imbang 1-1 Lawan Kroasia