Partisipasi ASN Bursel Sangat Rendah Mengikuti Vaksinasi
Ia pun mengancam mencopot jabatan setiap ASN yang tidak mau di vaksin. ASN kata Safitri Malik harus dapat memberikan contoh kepada masyarakat. Wanita pertama jadi Bupati di provinsi Maluku ini menyampaikan hal itu pada acara launching vaksinasi masal covid-19 di pelataran Kantor Bupati setempat beberapa hari lalu.
Pantauan media ini, Senin (28/6) di pelataran depan Kantor Bupati setempat, sejumlah masyarakat sedang antrian untuk di vaksinasi oleh petugas kesehatan, dikawal aparat TNI-Polri. Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 di kabupaten Buru Selatan dengan tema, wujudkan masyarakat yang sehat produktif dan produktif vaksinasi covid-19. "Kita melaksanakan pelaksanaan masal covid-19, dan ini adalah perdana 100 hari kerja saya (bupati) dengan pak Gerson (wakil bupati)," sehat Safitri Malik.
Dia mengatakan, dengan adanya situasi negara yang sedang sedikit urgen, pada beberapa hari lalu dirinya bersama Wakil Bupati melakukan rapat kordinasi secara virtual dengan gubernur. "Dan saya ambil kebijakan hari ini proses penyambutan selesai kita langsung launching pelaksanaan vaksinasi masal covid-19," jelas Safitri Malik. Namun Safitri Malik mengaku kecewa lantaran karena partisipasi dari ASN Buru Selatan sangat rendah.
"Dari sini saja, bagaimana kita mau masyarakatnya menyadari dan mau vaksin, sementara dari pegawai negeri dari Pemda sendiri tidak," ujar Safitri Malik kecewa. Dikatakan, di beberapa kabupaten kota di provinsi Maluku termasuk kabupaten Buru Selatan yang paling terendah angka partisipasi vaksinnya. "Jadi saya tidak segan-segan mengambil satu kebijakan untuk menegur.
Bahkan saya bisa pindahkan pegawai-pegawai yang tidak mau di vaksin," ancam Safitri Malik tegas. Menurutnya, pelaksanaan vaksin ini untuk melihat situasi negara saat ini. Katanya, vaksin ini wajib oleh setiap orang karena kondisi negara saat ini cukup memprihatinkan dengan kasus virus covid-19 ini.
"Kalaupun ada persyaratan dapat dikomunikasikan dengan petugas kesehatan dan dinas kesehatan," ucapnya. Safitri Malik berharap khususnya petugas kesehatan suda harus 100 persen dan juga tenaga guru. "Bagi warga masyarakat yang datang, ayo kita vaksin hari ini.
Karena ini adalah bentuk rasa cinta kita untuk daerah Buru Selatan dan juga cinta kepada negara," ucap Safitri Malik. Kembali Safitri Malik berharap kepada ASN agar menjadi contoh yang baik terhadap masyarakat, agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah bisa saling bersinergis, sehingga buru Selatan bisa lebih baik dan harmonis. Dikatakan bahwa dirinya suda mendengar informasi bahwa sebanyak 50 persen ASN yang belum di vaksin dan harus segerah di vaksin.
"Terutama bagi para pegawai daerah, jangan seolah-olah kita yang tertinggal," ujarnya. l seraya mengucapkan terima kasih kepada petugas kesehatan dari dinas kesehatan kabupaten Buru Selatan.(Biro Bursel)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Rp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
4 hours ago
Forsippman Beri 7 Hari, Desak Polres Bursel Usut Dugaan Galian C Ilegal RSUD Namrole
4 days ago
Mahkota untuk Santri dan Ibu, Khataman Al-Qurβan Rumah Tahfidz Darussalam Namrole Berlangsung Haru
5 days ago
PKS Bursel Konsolidasi Pengurus, Husein Souwakil Tekankan Penguatan Struktur dan Target Kemenangan Pemilu
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
Kapolres Buru Selatan Hadiri Paripurna HUT ke-17, Serukan Semangat Kolaborasi Bangun Negeri Moan Modan
Guru Tewas di Tikungan Ilngei, Kapolres Didesak Bongkar Tuntas Kasus
Jasa Raharja Raih Penghargaan Annual Report Award 2022
Jasa Raharja Berdayakan Komunitas Mekaar PNM Jaga Keselamatan Keluarga
Telkomsel The NextDev 2021 Perkuat Potensi Startup Digital