Pesawat Tempur hilang di Pakistan, Militer India Bungkam?
Pada kesempatan konferensi pers tersebut, dia enggan secara langsung menanggapi mengenai kabar hilangnya pesawat tempur Rafale yang diyakini telah jatuh. Ketika mendapat pertanyaan pedas dari para wartawan, sang pembicara merespons dengan sikap berhati-hati: "Kami tidak berniat untuk memberikan manfaat kepada lawan."
India menyatakan bahwa seluruh pilotnya telah kembali pulang.
Media China, Global Times , menekankan pengakuan kaburnya ini dalam laporannya: "Seorang perwira dari Angkatan Udara India merespons kehilangan pesawat dengan berhati-hati dan enggan menyebutkan detail-detailnya."Β Sementara itu, India Today melaporkan bahwa si perwira menyatakan dengan tegas: "Setiap pilot kita telah pulang selamat."Β Akan tetapi, suasana dibalik perkataan tersebut tidak terlalu damai. Dilaporkannya, Pakistan, New York Times dan Reuters, menuduh telah menembak jatuh lima pesawat militer India, yaitu tiga pesawat tempur Rafale, satu MIG-29, satu Su-30, serta sebuah drone Heron. Sumber intelijen Amerika, dikutip Reuters , meyakininya bahwa pesawat tempur J-10 produksi Cina dipergunakan oleh Pakistan untuk melakukan serangan dan meluncurkan misil permukaan-ke-permukaan yang "diperkirakan kemungkinannya cukup tinggi telah mengenai sasaran."China serukan de-eskalasi
Walaupun belum ada konfirmasi mandiri dari masing-masing pihak, cerita yang beredar sudah mulai mempengaruhi opini publik di wilayah tersebut dan mendapat perhatian dari negara-negara penting lainnya. Dalam situasi yang rumit ini, Tiongkok tetap aktif. Spokesperson dari Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menjelaskan bahwa Menteri Luar Negeri Wang Yi sudah melakukan kontak dengan kedua negara, yakni India dan Pakistan, secara terpisah untuk mendorong penurunan tensi."China dengan senang hati menerima dan mengambil bagian dalam gencatan senjata ini," kata Lin sambil menekankan bahwa negara tersebut bersedia berperan secara konstruktif untuk melindungi kestabilan kawasan. Artinya, selain rudal dan pesawat tempur, kini kata-kata pun telah menjadi senjata. ***
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
MOANA LESNUSSA Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Anggota DPRD ke BK
4 weeks ago
Dari Charity ke Strategi Reputasi, Ramadhan Brand Berbagi 2026 Tunjukkan Kekuatan Kolaborasi Brand dan Dampak Sosial
3 months ago
Transformasi Bisnis di Era AI: INFOBRAND.ID Rilis Annual Achievement Report Corporate & Brand Champions 2026
7 months ago
Top Innovation Choice Award 2025: Apresiasi bagi Brand yang Adaptif dan Inovatif
9 months agoRekomendasi Untuk Anda
Telkomsel Perkuat Sinergi Bersama Mitra Modern Channel
Diduga Ungkap Penyalahgunaan Kewenangan, ASN di Bursel Penuhi Panggilan DPRD
Penambang Emas Ilegal di Pulau Buru Tertimbun Tanah Longsor
Pemda KKT Janji Membangun kantor PWI
Usai Dilantik, Ketua GMNI Maluku Tekankan Urgensi Kaderisasi Ideologis