Teriakan Sunyi di Sungai Poli: Warga Desa Lena Tewas Mengenaskan Diduga Diterkam Buaya
Kisah tragis ini bermula dari niat sederhana: mencari ikan di malam yang tenang. Sekira pukul 20.00 WIT, Tahu pamit kepada sang istri, membawa dua panah ikan, sebilah parang, dan sebuah senter kepala. Ia menyusuri gelapnya Sungai Poli, tak menyangka bahwa malam itu adalah perpisahannya dengan dunia.
Pagi harinya, kekhawatiran berubah menjadi kecemasan. Tahu tak kunjung pulang. Sang istri, yang gelisah menanti, akhirnya melaporkan kejadian itu ke pemerintah desa.
Informasi lalu diteruskan ke Polsek Waesama. Tanpa menunda waktu, Kapolsek IPDA Novi Abraham Waelauruw memimpin langsung pencarian bersama personel Polsek dan warga. Saat pencarian dilakukan, suara panik terdengar dari muara.
Seorang saksi melihat seekor buaya menggigit tubuh manusia. Detik-detik menegangkan itu menjadi saksi bisu perjuangan antara buasnya alam dan harapan manusia. Tak lama kemudian, buaya itu melepaskan tubuh yang sudah tak bernyawa.
Luka cakar dan gigitan mengoyak dada, rusuk, dan paha korban. Dengan air mata dan tangan bergetar, warga bersama personel Polsek Waesama mengevakuasi jasad Tahu Tasane dari derasnya arus sungai. Tubuhnya yang penuh luka kini terbaring sunyi, pulang ke rumah dalam keadaan kaku dan dingin.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam.Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk disalatkan dan dimakamkan. Pemakaman direncanakan sore hari, menanti kedatangan keluarga dari Dusun Kusu-Kusu yang sedang dalam perjalanan menggunakan speedboat. Peristiwa ini menambah daftar panjang serangan satwa liar di wilayah pedalaman Buru Selatan.Ini bukan sekadar musibah, ini peringatan bagi kita semua agar lebih waspada," ujar Kapolres Buru Selatan, AKBP Andi P. Lorena, S. I.
K., M. H., melalui Kapolsek Waesama.
Ketika hutan dibabat dan sungai dikuras, hewan-hewan buas pun kehilangan tempat. Dan kadang, mereka datang kembaliβbukan dengan suara, tapi dengan terkam yang mematikan. (Biro BurseL)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
3 weeks ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
3 weeks ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
3 weeks ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
3 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
RSUD PP Magretti: Pawai Mayat dan Monumen Pembantaian Pemda Tanimbar
Tolak Pelantikan Raja Defenitif, Nurlete Minta Pemkot Harus TegasΒ
Penghargaan Best TJSL 2022 Jadi Penyemangat Jasa RaharjaΒ
Safitri Malik Menjenguk Nelayan Korban Tenggelam di Rumah SakitΒ
Geng Hacker Brain Cipher Akan Rilis βKunci Enkripsiβ PDNS 2 Gratis