Akhirnya Moriolkossu Sekda Defenitf
Perjalanan panjangpun dimulai, pasca didemosi, Rangkoratat melayangkan gugatan dari PTUN hingga tingkat Kasasi di Mahkamah Agung. Tepat pada hari ini, Senin 20 September 2021 atau 1 tahun 4 bulan jabatan Sekda dijabat oleh pelaksana tugas (Plt), KKT akhirnya kini resmi memiliki Sekda definitif. Ruben Moriolkossu, dari posisi penjabat sekda, dilantik sebagai Sekda defenitif.
Proses pelantikan akan berlangsung di Gedung Kesenian, Saumlaki, Senin (20/9). Pelantikan Moriolkossu sebagai Sekda baru, disambut antusias. Berbagai persiapanpun sudah dilakukan, diantaranya gladi bersih yang dilangsungkan pada tempat kegiatan pelantikan.
Kepada ambontoday. com, Minggu (19/9), Moriolkossu, usai gladi disore hari ini, mengaku kalau saat diberitahu oleh Bupati Fatlolon, bahwa dirinya adalah sekda defenitif, rasa yang terbesit adalah "Berat". "Siapapun yang menjabat sekda pada situasi saat ini, tentu akan sangat berat.
Dan itu yang saya rasakan," ujarnya. Menurut dia, jabatan Sekda merupakan seorang dirigen yang mengatur harmoni. Sehingga harus bisa mengharmonisasi seluruh instansi, baik instansi vertikal maupun horisontal.
βKarena sekretaris daerah adalah seorang dirigen yang mengatur harmoni, sehingga harus bisa mengharmonisasi seluruh instansi, menerjemahkan seluruh aturan dari pemerintah pusat dan ketentuan lain dari kementrian maupun departemen lain," ungkapnya. "Anak Kolong" Jabat Sekda Defenitif KKT Sebutan "anak kolong" bagi sebagian keluarga anggota TNI dan Polri bisa saja tidak mengenakkan hati. Namun bagi Drs. Ruben Moriolkossu, MM, predikat sebagai "anak kolong" justru menjadi kebanggaan.
"Saya bangga sebagai 'anak kolong'," katanya. Kebanggaan itu, menurut Moriolkossu yang saat ini menjabat sebagai Penjabat Sekda KKT, dan terhitung besok (hari ini) Senin (20/9) akan mengemban jabatan Sekda Defenitif di Bumi Duan Lolat, karena sejak dini di lingkungan TNI-Polri dan juga keluarganya sudah ditanamkan nilai-nilai pluralisme dalam arti tidak membeda-bedakan suku, ras, agama dan antar golongan. Drs Ruben B Moriolkosu, MM Terlahir dari Ayah Alm. Prn.
AKBP Martinus Moriokossu dan Ibu Alm. Sarlotha Lamerburu. Pria yang lahir di Masohi 3 Mey 1973 ini, memulai jenjang karier dari STPDN angkatan 1994, dengan berkantor di Camat Tobelo, Kabupaten Maluku Utara.
Dan pada tain 2004, dirinya mulai berkarier di Tanimbar. Suami dari Ny. Renny Matruty dan Ayah tiga anak ini, mengakui ketika diberitahu Bupati KKT untuk mengemban tanggungjawab tersebut, dirasa cukup berat.
Apalagi dengan kondisi daerah ini, ditengah masa pandemi covid-19. "Saya tahu tugas ini berat dipenuhi tantangan yang harus dihadapi. Suka atau tidak, karena telah ditunjuk dan diusul ke gubernur sebagai pejabat defenitif, maka harus dilaksanakan amanat ini dengan penuh amanah untuk tangungjawab pemerintahan," tukasnya. (AT/NFB)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Persiapan Lebaran 2023, Jasa Raharja, Kemenhub dan Korlantas Polri melakukan survei Jalur Pantai Selatan
Gelar Program Telkomsel Poin Goes to Mandalika, Telkomsel Ajak Pelanggan Setia Nonton Gratis MotoGP
Isi Kekosongan Pejabat, Komisi II Dorong Walikota Ambon Percepat Perombakan Birokrasi
Kunjungi Posyandu, Ketua TP PKK Kota Ambon Disambut Lurah dan Ketua Kampung KB Kudamati
Panitia Musda KNPI Tanimbar Tutup Pengambilan Formulir Calon Ketua