Berkantor Di Tansel Dan Tanut, Ketum Himapel Tagi Janji Bupati
Kondisi per hari ini, di KKT pasca pendemi Covid-19 masyarakat semakin dipersulit, dimana, KKT yang terdiri dari 10 Kecamatan dengan beberapa kecamatan memiliki rentang jarak ke ibu kota Kabupaten sangat jauh. "Rentang jarak antara Kecamatan Yaru, Momar, Wuarlabobar, Tanut, Nirunmas dan Kormomolin sangat jauh, sehingga masyarakat yang hendak ke Saumlaki harus membutuhkan biaya yang besar" ujar Ketua Himapel KKT-Ambon Niko Saulahirwan kepada media ini Minggu, (2/5). Dikatakan juga, terkait dengan masa pendemi Covid-19, masyarakat yang ada di enam Kecamatan itu, hendak melakukan perjalanan antar Kabupaten / Kota di Provinsi Maluku, yang harus memiliki surat rapit tes dan karantina guna validasi harus menyiapkan dana yang banyak.
"Saya pribadi bahkan secara organisatoris, merasa selama masa pendemi Covid-19 Pemda KKT seakan memenjarakan masyarakatnya sendiri, itu sangat terlihat, katika masyarakat dari enam kecamatan itu, ketika mengurusi rapit tes di Saumlaki, harus menyiapakn anggaran sekitar Rp. 1.000.000 sampai bahkan Rp. 2.000.000, dengan biaya rapit Rp. 150.000, apa ini bukan dijajah Satgas Covid-19 KKT," tanya Saulahirwan.
Lanjut, Ketum HIMAPEL, kondisi yang dianggap sangat fatal bagi rakyat ini, dimana peran DPRD KKT, mengingat jika DPRD semakin tidur maka masyarakat akan semakin terpuruk. "Saya kira ini gaunnya DPRD namun, jika mereka menganggap hal ini sepele lalu masyarakat mau dikemanakan dan berlapur kesiapa, apakah kenusnitu (Kapung orang mati-red), biar keluhan mereka terjawab," tanya lelaki alumni Fakultas Hukum Unpatti itu. Jika persoalan ini, dibiarkan maka masyarakat akan semakin menderita dibawa ketek para penyambung lida mereka yang ada di gedung megah DPRD KKT yang berada di jalan kebanggakan orang KKT (jalan poros-red).
Dirinya berharap, kondisi ini secepatnya ditindaklanjuti oleh DPRD dan Gustu, dengan solusi berdayakan seluruh Pustu yang berada di 10 kecamatan, teristimewa enam kecamatan yang sangat jau jaraknya, mengingat pustu-pustu tersebut juga merasahkan anggaran treaking para pelaku perjalanan yang masuk ke Bumi Duan Lolat ini. Melirik ke belakang janji Bupati bahwa setelah dirinya dan wakil Bupati terpilih, maka, mereka akan berkantor didua kantor, yakni, di Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel) raya dan Kecamatan Tanimbar Utara (Tanut) raya, guna menjawab segala keluhan dan keinginan masyarakat seantero di KKT. (AT/yos)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Akhirnya Jaksa Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi DD Dan ADD Desa Meyano Das
Proses Tahapan Pilkada Bursel Selesai, Safitri-Gerson Dilantik Jadi Bupati Periode 2021-2026
Polres KKT Sertijab Dua Kapolsek dan Kasat Tahtim
BUPATI BURSEL Optimistis Program Hilirisasi Ubi Kayu Dongkrak Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja
Wujudkan Perlindungan Masyarakat, Kanwil DJBC Maluku dan KPPBC TMP C Ambon Gelar Pemusnahan Barang Hasil Penindakan