Diduga Fiktif, Dokumen Obat yang Dicuri Dari Gudang Beredar di Medsos
Diketahui, sampul Dokumen Surat Perjanjian dengan Kop tertulis Pemerintah Kabupaten Buru Selatan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana, berlogo Kabupaten Buru Selatan dalam bentuk kopian. Dalam surat tersebut tertulis, Surat Perjanjian Nomor 01/KONTRAK/PL. OBAT/PPK/DINKES.
PP&KB-BS/VI/2022, Tanggal 03 Juni 2022. Pekerjaan, Penyediaan Obat Untuk Puskesmas, Lokasi Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk Dan KB, Nilai Kontrak, Rp. 4.576.380.300,- Waktu Pelaksanaan, 90 (Sembilan Pulu Hari Kalender), Sumber Dana dari DAK. Diketahui, untuk Penyedia, tidak tertera dalam dokumen negara yang beredar di grup media sosial massenger ini. heran-polisi-belum-tetapkan-tersangka-pencurian-obat-milik-dinkes-bursel Sedangkan sampul Dokumen Berita Acara Pembayaran 100 % Nomor 440/BAP..01.02/PL OBAT/PPK/IX/2022, tanggal 09 September 2022. Pekerjaan, Penyediaan Obat Untuk Puskesmas, Lokasi Jln. Mangga Dua - Namrole, Nilai Kontrak Rp.4.576.380.300.
Waktu pelaksanaan 90 (Sembilan Pulu Hari Kalender), Sumber Dana dari DAK, Penyedia tidak ada (mungkin disengaja oleh yang orang yang mengambil foto) Harun Fattah yang biasa di panggil Alho selaku PPK dikonfirmasi ke nomor WA-nya terkait kasus pencurian obat di gudang obat mengatakan kasus ini sudah di tangani oleh Polres Buru Selatan. "maaf silahkan ke polres jua karna kasusx sdh d polres," jawab Harun Fattah pada balasan pesan WAnya. Ditanya lagi, kalau salah satu pegawai Honor di Dinkes atas Nama Is, apakah dia anak buah pak Harun?, jawabannya, "maaf bukan honor tapi pegawai sukarela," jawab Harun Fattah. Apakah pengadaan obat itu diduga fiktif, Harun Fattah menjawab persilahkan media ini silahkan cros chek ke salah satu wartawan biar tidak terjadi bias informasi dalam pemberitaan.
"croscek informasi dgn saudara (nama di sembunyikan dan nama media dirahasiakan) biar tdk terjadi bias informasi dalam pemberitaan," ujar Harun Fattah pada balasan pesan WhatsApp nya. Pada pemberitaan lain, Kapolres Buru Selatan AKBP M. Agung Gumilar diminta segerah menetapkan tersangka kasus pencurian obat dari Gudang Farmasi (Gudang Obat) milik Dinas Kesehatan Kabupaten Buru Selatan, yang mengalami kerugian uang negara ratusan juta rupiah.
Sebelumnya Polres Buru Selatan telah mengekspos kasus pencurian obat pada Gudang Farmasi atau Gudang Obat milik Dinas Kesehatan Kabupaten Buru Selatan. Dalam ekspos tersebut, suda 6 orang yang diperiksa untuk dimintai keterangan termasuk penjaga gudang. "Polres Buru Selatan harus segerah tetapkan tersangka, dalam hal ini pak Kapolres harus tetapkan para tersangka pencurian obat dari gudang obat," ujar salah satu pegawai pada pada Rumah Sakit (RSUD) Dr.
Salim Al Katiri kepada media ini di Namrole, Selasa 29/8/2023. Dikatakan, dalam kasus pencurian obat itu, negara dalam hal ini pemerintah daerah terkhusus Dinas Kesehatan mengalami kerugian ratusan juta rupiah. "Pemerintah daerah mengalami kerugian ratusan juta dalam kasus pencurian obat-obatan itu, ujarnya prihatin.
Tambahnya, suda ada beberapa orang yang di periksa di polres terkait pencurian obat-obat itu. "Setahu saya, ada 16 orang yang bertugas di Gudang Obat, 15 orang sudah di periksa, 1 orang belum di periksa," jelasnya. Dikatakan, pihak kepolisian pasti lebih tahu siapa satu orang tersebut yang belum di periksa. "Pak Kapolres harus periksa 1 orang itu, karena nama-nama pegawai yang terlibat dalam gudang obat itu sudah ada di polisi," ujarnya.
Ditanya siapa nama satu orang pegawai tersebut, sumber ini enggan mengatakan dengan alasan pihak kepolisian sudah tahu. Menurut sumber ini, kemungkinan satu orang yang belum di periksa ini sebagai saksi yang lebih mengetahui dan diduga terlibat pencurian obat-obatan itu. "Suda cukup lama kasus pencurian obat tetapi sampai sekarang belum ada titik terang tersangkanya siapa," ujarnya merasa Heran.Β (BiroΒ Bursel)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Startup Pencari Kerja Pintar Raup Dana Rp 271 Miliar
Tingkatkan Kenyamanan dan Keamanan Penumpang, Jasa Raharja dan PT ASDP Maksimalkan Peran Ferizy
Polres dan Pol PP dan Perindag Razia BBM dalam Kota Namrole BurseL
Telkomsel Pamasuka Gelar Meet & Greet Virtual Serial Drama Kolosal Angling Dharma