Festival Vokal Solo Pop dan Dangdut PAPPRI Bursel Lahirkan Bintang Penyanyi Baru
Proses penilaian dilakukan secara objektif melalui akumulasi nilai yang diberikan oleh tiga dewan juri. Seluruh nilai digabungkan untuk menentukan peserta dengan perolehan skor tertinggi di setiap kategori. Dewan juri menegaskan bahwa penentuan pemenang sepenuhnya didasarkan pada hasil akumulasi nilai tanpa adanya intervensi.
"Juara ditentukan berdasarkan akumulasi nilai dari tiga dewan juri. Peserta yang memperoleh nilai tertinggi otomatis keluar sebagai juara pertama," ujar ketua dewan juri saat membacakan hasil penilaian.
[caption id="attachment_51705" align="alignnone" width="2560"] Pada Kategori Dangdut Remaja, yang diikuti tiga peserta, seluruh finalis berhasil menempati posisi juara.[/caption]
Hasilnya, Ainur meraih Juara III dengan nilai 1.205, Laude Iqbal menjadi Juara II dengan nilai 1.312, sementara Jurni tampil sebagai Juara I setelah mengumpulkan 1.339 poin.
Persaingan juga berlangsung sengit pada kategori berikutnya. Meluri berhasil meraih Juara II dengan nilai 1.292, sedangkan Resmi tampil sebagai Juara I dengan nilai 1.341.
Dewan juri menilai penampilan Resmi memiliki kualitas vokal, penghayatan, dan penguasaan panggung yang sangat baik sehingga unggul cukup jauh dari peserta lainnya. Sementara itu, pada Kategori Dangdut Dewasa, Miranda meraih Juara III dengan nilai 1.324, FND menjadi Juara II dengan 1.331 poin, dan Salfa dinobatkan sebagai Juara I setelah membukukan nilai tertinggi 1.363 poin, sekaligus menjadi salah satu peraih skor tertinggi dalam festival tersebut. Memasuki Kategori Pop Dewasa, persaingan berlangsung semakin ketat.
Dewan juri menyebut selisih nilai antar peserta sangat tipis, bahkan hanya terpaut satu poin pada beberapa posisi. Ikram berhasil menempati Juara III dengan nilai 1.304, sedangkan pengumuman juara berikutnya disambut antusias para peserta dan penonton yang memenuhi arena festival. Festival Vokal Solo Pop dan Dangdut yang digelar Pemerintah Kabupaten Buru Selatan bersama DPC PAPPRI Kabupaten Buru Selatan itu menjadi salah satu rangkaian utama perayaan HUT ke-18 Kabupaten Buru Selatan.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menampilkan bakat seni sekaligus melestarikan budaya musik daerah dan nasional. Malam penutupan berlangsung penuh haru dan sukacita. Riuh tepuk tangan mengiringi langkah para juara menuju panggung untuk menerima penghargaan.
Di balik angka-angka yang diumumkan dewan juri, tersimpan kerja keras, latihan panjang, dan keberanian setiap peserta yang telah mempersembahkan penampilan terbaiknya. Seperti bait lagu yang mengalun lembut di penghujung malam, festival itu meninggalkan pesan bahwa kemenangan bukan sekadar tentang menjadi yang terbaik, melainkan tentang keberanian menyuarakan mimpi. Dari panggung sederhana di Buru Selatan, lahir harapan-harapan baru yang akan terus bernyanyi, mengiringi perjalanan daerah menuju masa depan yang semakin berwarna.
Panggung Final Festival Vokal Solo Pop dan Dangdut dalam rangka HUT ke-18 Kabupaten Buru Selatan Tahun 2026 tampil semarak dengan dekorasi bernuansa seni musik. Malam puncak ditutup dengan pengumuman para juara berdasarkan akumulasi nilai dari tiga dewan juri, disaksikan peserta dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. [ Nar'Mar ] .
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Penggalian C Diduga Ilegal di Proyek RSUD Bursel, Diduga Keluarga Bupati Terlibat
2 weeks ago
Jubir Pemkot Ambon: Penanganan Korban Pohon Tumbang April 2026 Dilakukan Sesuai Mekanisme
3 weeks ago
Semarak HUT ke-81 RI, SD Negeri 257 Suli Gelar Sembilan Mata Lomba Libatkan Siswa Kelas 1-6
3 weeks ago
Lomba Ukulele Sirimau, Ely Toisutta: Musik Perkuat Identitas Ambon Sebagai City of Music
3 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
DPRD Ambon Gaspol Digitalisasi Pajak dan Retribusi
Buka Pelayanan Sehari Lebih Awal, Disdukcapil SBB Tuai Apresiasi Ombudsman Maluku
Ketua DPRD Ambon: Aspirasi Masyarakat Harus Masuk dalam Perencanaan, Bukan Sekedar Usulan
RSUD PP Magretti: Pawai Mayat dan Monumen Pembantaian Pemda Tanimbar
17 Pejabat Eselon II Pemkot Ambon Ikut PKN II 2026