Ingin Tahu Penataan Pasar Tradisional di Ambon, Bapemperda DPRD Kota Pasuruan Kunker ke DPRD Kota Ambon
Usai kunjungan, kepada media ini Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon Mengatakan, tim Bapemperda yang datang terkait dengan persoalan penataan pasar tradisional. Mungkin karena mereka sudah melihat dan menjadikan Kota Ambon sebagai referensi. "Dan dalam hasil pertemuan tadi, mereka ingin belajar dan menerima informasi terkait dengan bagaimana kota Ambon melakukan penataan pedagang tradisional yang bermunculan banyak sekali," akuinya.
Diakui, pihaknya sudah menyampaikan beberapa catatan, sama halnya dengan Disperindag Kota Ambon. "Dari komisi hanya memberikan penekanan terhadap penguatan sebuah peraturan terkait dengan implementasi dikerjakan oleh penyelenggara pemerintahan," tuturnya. Ditambahkan, terkait dengan penataan-penataan itu, harus ada pendekatan yang bersifat humanis.
"Ini bukan soal semata-mata kita mengejar keindahan, tapi fokus utama dalam penataan pedagang tradisional bukan soal pada tempat usahanya tetapi para pedagang harus dipastikan dengan jelas sebuah tempat yang baik dan menguntungkan," paparnya. Selain itu, target yang berikut adalah fokus pada retribusi pelayanan pasar. Terkait dengan ini ditekankan untuk penataan dan pengelolaan pedagang tradisional dalam pasar itu, tuntutan kontribusi berdasarkan retribusi pasar yang mereka bayar selama ini.
"Kami menekankan bahwa disatu sisi kita membutuhkan peran serta lewat retribusi yang mereka bayar. Poin yang harus kita perhatikan adalah seberapa besar dan kuat tingkat pelayanan terhadap mereka," tuturnya. Dia berharap, dengan makin banyak jumlah pedagang yang ditata membutuhkan ketenangan, kesabaran yang sangat luar biasa, karena belum tentu tempat yang baik bagi pemerintah juga menyenangkan para pedagang, itu belum tentu.
"Faktor-faktor seperti itu, kami berharap harus dikomunikasikan secara baik, jangan sampai peraturan daerah sudah kita buat, saat implementasi justru pedagang malah keberatan dengan peraturan tersebut," tandasnya. Lanjutnya, disarankan supaya aktivitas komunikasi dengan para pedagang itu sangat penting, karena menimbang informasi itu semuanya berasal dari para pedagang. (AT-009).
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Gali Potensi Ekonomi, 2.000 Peneliti Dikerahkan
Terkait Surat Tim Sukses PF, Camat itu Perintah Pimpinan
Wagub : Bapedda Harus Sinkronisasi Dengan TGPPΒ
Antisipasi Penyalahgunaan QRIS, BI Terus Edukasi Masyarakat dan Pedagang
Telkomsel Pastikan Kesiapan dan Kemudahaan Akses Jaringan Broadband Berteknologi Terdepan