Kemacetan dan Infrastruktur Jalan Jadi Alasan Pengusaha Enggan Kembangkan Usaha di Ambon
โPasalnya, sejumlah ruas jalan yang sering mengalami kemacetan di kota Ambon serta rusaknya sejumlah titik ruas jalan di Ambon selama ini kurang diperhatikan oleh pemerintah baik Pemerintah Kota Ambon maupun Pemerintah Provinsi Maluku. โโHal ini disampaikan sejumlah pengusaha saat berbincang lepas dengan media ini di salah satu Cafe di Ambon. โDalam bincang-bincang santai di akhir tahun 2025 belum lama ini, sejumlah pengusaha sempat mengkritik pemerintah yang kurang memperhatikan tingkat kemacetan akhir-akhir ini di Ambon.
โPadahal, Ambon yang saat ini memegang predikat sebagai "Ambon City of Music" atau Kota Music dunia seharusnya menjaga dan menata kawasan serta infrastruktur kota ini agar lancar, nyaman dan aman dalam melakukan berbagai aktifitas. โPara Pengusaha ini mengkritik terkait infrastruktur jalan di sejumlah titik yang rusak namun kurang mendapat perhatian pemerintah, padahal akses jalan tersebut menjadi peluang berkembangnya usaha pariwisata di pulau Ambon. โโโKemacetan dan penataan ruang serta parkir liar di sejumlah titik saat ini semakin memperparah kondisi kemacetan di Ambon.
Salah satu contoh di jalan tulukabesy juga jalan pantai mardika hingga ongko liong. โโKhusus untuk jalan tulukasbessy ini setiap hari tidak pernah luput dari kemacetan panjang, halย ini dikarenakan ruas jalan tersebut adalah satu-satunya jalan masuk ke Kota dari arah luar kota sehinggga terjadi penumpukan kendaraan yang tidak didukung oleh luas ruas jalan yang memadai. โโUntuk mengatasi hal ini, kalau tidak salah dulu pernah di era Gubernur Ralahalu sudah ada perencanaan untuk mengurai kemacetan di ruas jalan tulukabessy dengan perencanaan pembangunan flight over atau juga membuka ruas jalan ongko liong melalui jalur pantai langsung menuju ruas jalan di samping pelabuhan perikanan tantui, namun sampai saat ini rencana tersebut sudah tidak pernah terdengar lagi, entah apa alasannya,โ tanya sejumlah pengusaha.
โPada kesempatan yang sama salah satu pengusaha pariwisata di kota ini juga mengeluhkan kerusakan ruas jalan di beberapa titik terutama ruas jalan dari kota Ambon menuju Latuhalat. โโโKerusakan ruas jalan dari arah kota menuju Latuhalat sudah cukup lama terjadi, namun upaya pemerintah untuk memperbaiki ruas jalan tersebut sampai saat ini tidak Nampak, padahal ruas jalan itu menghubungkan kota ambon dengan sejumlah objek wisata pantai yang ada di sana. โSebagai kota Music Dunia, salah satu peluang usaha yang layak dikembangkan di Ambon adalah Pariwisata.
Untuk menikmati objek wisata tentu pengunjung akan memprioritaskan rasa nyaman dan aman, tetapi kalau kondisi jalan seperti ini manamungkin banyak peminat akan berkunjung, tentu akan berpengaruh pada usaha yang kita bangun,โ ujarnya. โKalau mau dibilang, peluang usaha di Kota Ambon dipengaruhi oleh kondisi yang terjadi saat ini yakni kemacetan maupun infrastruktur jalan yang kurang memadai, dan ini mesti menjadi perhatian serius oleh pemerintah daerah. โDengan kondisi kota Ambon yang sekarang ini rasanya sulit untuk mengembangkan usaha, dan kalau mau dibilang peluang usaha yang bagus kita lebih memilih untuk ke kota Manado Sulawesi Utara, tutupnya. (AT)
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin Tumbangย
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Kapolres Kepulauan Tanimbar sumbangkan Hewan Kurban sambut hari Raya Idul Adha 1444H
Ada Apa Dengan Pemprov Maluku Dan Pemkab Malteng, Warga TNS Butuh Kejelasan Batas Tanah
Negeri Laha Harumkan Kota Ambon dengan Raihan Juara III Desa Wisata Berkembang di ADWI 2024