Laju Inflasi Meningkat, Pemkot Gelar Operasi Pasar Delapan Hari Kedepan
Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menjelaskan, Pemkot telah melaksanakan rapat koordinasi bersama stakeholder dalam rangka merembuk cara apa saja yang hendak dilakukan pihaknya, guna menekan laju kenaikan inflasi yang terjadi di kota saat ini. βKemarin kami sudah rapat beberapa kali dengan seluruh stakeholder dalam rangka melakukan upaya-upaya kongkrit untuk menekan laju inflasi di Kota Ambon,β katanya. Salah satu strategi, yang digunakan pihaknya untuk menekan laju inflasi adalah melaksanakan pasar murah.
Kegiatan ini menurutnya, dapat membantu menjaga harga pangan. Baik sembako atau bahan makanan yang dikategorikan sebagai pangan pemicu infalsi (Sayur, Cabai, Bawang). βJadi saya kira apa yang kami lakukan semata-mata untuk bersama-sama menjaga harga pangan di Kota Ambon guna membantu masyarakat karena harga pangan dia naik,β ulasnya.
Operasi pasar ini, akan dimulai dari pasar mardika terlebih dahulu, dan direncanakan selama tiga hari. βIni akan kita lakukan tiga hari berturut-turut di pasar mardika, dan pasar batu merah, seterusnya kita akan ke pasar yang lain,β tandasnya. Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Ambon, Sirjhon Slarmanat mengungkapkan, animo masyarakat terkait dengan operasi pasar sangat tinggi.
Sehingga pihaknya akan menyetok pangan yang dijual dipasar murah ini, sesuai dengan kebutuhan dan banyaknya minat masyarakat. βStok pada opersi pasar ini disesuaikan dengan kebutuhan maksimal pembeli dari masyarakat tidak terbatas. Sebab ternyata animo masyarakat tinggi sekali,β beber, Slarmanat.
Dirinya berharap, apa yang dilakukan ini dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan sejumlah pangan yang saat ini memiliki nilai jual tinggi di pasar, dan tentunya dapat mewujudkan tujuan utama pelaksanaannya. β Yang kita lakukan dalam menekan inflasi pasar ini,β tandasnya. Untuk diketahui, komoditi yang dijual pada pasar murah ini antara lain; Telur dengan harga Rp 55. 000 per rak, Beras premium Rp 50. 000 per 5Kg, Minyak goreng Rp 13. 000 per liter, Bawang merah Rp 22. 000 per Kg, Bawang putih Rp 23. 000 per Kg, Beras Bulog premium Rp 55. 000 per Kg, Gula pasir Rp 13. 500 per Kg, Sayuran daun Rp 5. 000 per ikat, Cabai rawit Rp 50. 000 per Kg. (AT-009)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
FCBT Ultimatum DPRD KKT: Panggil Hj. Lamusu Cs atau Rakyat Brutal
Wujudkan Keunggulan Kompetitif Melalui Sinergi Penerapan GRC
Pemberian Remisi Umum, Anwar N Audiensi dengan Gubernur Maluku
Polres BurseL Apel Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1445 H 2024