Mobilisasi Barang Sakramen dan Material Bangunan Gereja Kariu dari Aboru Berjalan Lancar
Barang-barang lainnya diangkut menggunakan mobil dum truck yaitu berupa kayu, papan, seng dan atap yang material bangunan Gereja dan rumah pengungsian sewaktu masyarakat Kariu mengungsi di Aboru. Mobilisasi barang-barang tersebut dari Aboru ke Kariu dikawal oleh personel TNI dan Polri. Diantaranya personel Rider 733/Masariku dan anggota Brimob Polda Maluku.
Tiba di lokasi, barang-barang tersebut dijemput langsung oleh Pendeta Negeri Kariu bersama Ketua Klasis, Sekertaris Klasis Pulau Lease dan para Majelis Jemaat Negeri Kariu. Kemudian dilakukan ibadah syukur atas kembalinya peralatan sakramen di gedung Gereja Eben-Haezer. Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Drs.
Lotharia Latif, SH., M. Hum, sangat mengapresiasi kegiatan mobilisasi barang-barang milik masyarakat Kariu yang berjalan aman dan kondusif. Keamanan dapat diraih, kata Kapolda, merupakan bentuk dari kerja bersama dan kebesaran hati dari semua elemen masyarakat.
"Keamanan dapat tercipta karena merupakan kerja bersama dan khususnya kebesaran hati pihak-pihak terkait baik Raja Pelauw dan Pejabat Negeri Kariu serta semua tokoh-tokoh di Haruku," katanya. Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama saling menjaga sikap, menghargai dan menghormati antar sesama. "Bila ada persoalan-persoalan yang muncul, selesaikanlah dengan cara dialog dan komunikasi yang baik dengan tetap menjunjung tinggi semangat perdamaian antar sesama," pintanya.
Ia mengungkapkan, Polda Maluku dan Kodam XVI/Patimura akan terus mendukung upaya-upaya dan kegiatan kemasyarakatan yang tujuannya untuk mewujudkan keamanan, kedamaian dan kesejahteraan di Maluku. "Polda Maluku masih menempatkan back up personil bersama TNI untuk proses lanjut dalam kegiatan rekontruksi dan rehabilitasi," ungkapnya. Irjen Latif juga mendorong Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya Pejabat Bupati Maluku Tengah dan jajarannya untuk segera merampungkan semua tahapan yang telah disepakati.
"Kami mendorong untuk segera merampungkan semua tahapan proses penyelesaian kesepakatan-kesepakatan untuk kedua pihak baik dari masyarakat Pelauw/Ori dan Kariu," harapnya.
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Polres BurseL Gelar Bakti Kesehatan, Bakti Sosial dan Penanaman Pohon
GUBERNUR : REVOLUSI INDUSTRI 4.0 JADI PELUANG SEKALIGUS TANTANGAN BAGI PELAKU UMKM
Pemuda Maluku Bergerak Desak Gubernur Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Ambalau
Ini Penjelasan Kepala BKIPM Ambon Terkait Upaya Peningkatan Ekspor Perikanan Maluku