Pegadaian - OJK Kolaborasi Bangun Pemahaman Perempuan Dalam Merdeka Finansial
"Peserta yang kami undang 20 orang dari instansi terkait, serta perempuan-perempuan dari pengajian di Kota Ambon," katanya. Dirinya menjelaskan, pemahaman keuangan sangat rendah termasuk di Kota Ambon, maka lewat kegiatan ini kita dapat mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan inklusi keuangan secara baik dan benar, contoh lebih jeli melihat investasi dan pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK. "Ini lebih ditujukan kepada masyarakat khususnya perempuan karena mereka merupakan orang yang mengatur keuangan dalam kehidupan sehari-hari.
Sehingga, mereka lebih tahu memerdekakan finansial di era ini," tandasnya. Sementara itu, dalam Sambutan Kepala Kantor OJK Provinsi Maluku, Roni Nazra yang dibacakan oleh M. Putiruhu mengakui, dalam kerangka Strategi Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2021 β 2025, pilar program strategis untuk menciptakan masyarakat cakap keuangan, sikap dan perilaku keuangan yang bijak dan akses keuangan, adalah dengan memperkuat literasi keuangan syariah, memperkuat strategi edukasi melalui pemuka agama, dan mendorong akselerasi produk inklusi keuangan syariah. "Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar, Indonesia sangat berpotensi untuk menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia," ucapnya. Untuk itu, OJK juga telah mengukur indeks literasi dan inklusi keuangan syariah untuk pertama kalinya pada tahun 2016, kemudian dilaksanakan kembali pada tahun 2019. "Dari hasil survei tahun 2019 menunjukan persentase literasi nasional keuangan syariah sebesar 8,93% dari sebelumnya 8,1%, dan tingkat inklusi keuangan sebesar 9,1%, ucapnya. Hal ini berarti, dari setiap 100 penduduk di Indonesia hanya terdapat 8 orang yang memiliki pengetahuan mengenai industri jasa keuangan syariah. "Di Provinsi Maluku tingkat literasi keuangan syariah sebesar 5,25% dan tingkat inklusi keuangan sebesar 3,41%, persentase dimaksud berada dibawah rata-rata nasional," jelasnya. Dijelaskan, Secara spesifik, pengetahuan masyarakat terkait produk dan layanan jasa keuangan syariah masih relatif rendah. Berdasarkan data tahun 2019 yang dihimpun oleh OJK, secara rata-rata, pemahaman terkait manfaat merupakan yang tertinggi yaitu 52,44% diikuti pengetahuan terkait fitur produk/layanan jasa keuangan syariah 44,86%, serta hak dan kewajiban sebesar 35,84% dan 35,66%. Selanjutnya, pengetahuan terkait risiko dalam menggunakan produk/layanan jasa keuangan sebesar 35,42%, biaya dan cara memperoleh sebesar 30,48% dan 25,96%. Adapun pengetahuan terkait denda pada produk/ layanan jasa keuangan syariah merupakan yang terkecil yaitu sebesar 19,86%. Untuk itu maka diperlukan upaya dan strategi yang berbeda untuk meningkatkan literasi keuangan syariah. "Data Kementerian Agama Provinsi Maluku tahun 2021 menunjukan masyarakat muslim di Provinsi Maluku adalah mayoritas dengan persentase 53,04%, sehingga terdapat potensi besar upaya peningkatan literasi keuangan syariah, guna menciptakan masyarakat muslim melek finansial," tambahnya. Maka dengan itu, OJK juga telah melakukan berbagai penguatan literasi keuangan syariah, mulai dari peningkatan frekuensi edukasi keuangan syariah, Training of Trainers baik secara offline maupun online, dengan proporsi edukasi syariah dalam dua tahun terakhir mengalami kenaikan 3 kali lipat dan sejak tahun 2020, proporsi edukasi keuangan syariah minimal 30% dari total kegiatan edukasi keuangan. "Kami mengapresiasi inisiatif PT. Pegadaian Area Ambon untuk melaksanakan kegiatan ini, yang dapat menciptakan masyarakat yang cakap keuangan syariah, membentuk sikap dan perilaku keuangan masyarakat yang bijak, dan meningkatkan akselerasi produk inklusi keuangan syariah," tandasnya. (AT-009).
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Lakukan SAR Goes to School, Basarnas Ambon Rencanakan Kordinasi Pembentukan Saka SAR dengan Kwarda Pramuka Maluku
Tingkatkan Edukasi Berinvestasi, Pegadaian-OJK Gelar Seminar Emas