AmbonToday
Menu Utama

Periode 18 Hingga 25 Februari 2026, Bea Cukai Amankan 25.620 Batang Rokok Ilegal

M

Oleh: Mozes

Friday, 27 February 2026 | 09:17 WIT

Bagikan:
Periode 18 Hingga 25 Februari 2026, Bea Cukai Amankan 25.620 Batang Rokok Ilegal
โ€ŽAmbontoday. com, Ambon.- Bea Cukai Ambon kembali melaksanakan rangkaian operasi intensif dalam periode 18 hingga 25 Februari 2026 untuk menekan peredaran rokok ilegal di Provinsi Maluku.

โ€Žโ€ŽKegiatan ini dilaksanakan melalui sinergi bersama Kanwil Bea Cukai Maluku dan Polisi Militer TNI AD Namlea, Kabupaten Buru. โ€Žโ€ŽDari hasil penindakan di sejumlah wilayah, petugas berhasil mengungkap dan mengamankan total 1.281 bungkus atau 25.620 batang rokok ilegal. โ€Žโ€ŽPenindakan dilakukan melalui pemeriksaan pengiriman barang melalui Perusahaan Jasa Titipan dan operasi pasar di berbagai tempat di Kota Ambon, Kabupaten Buru, Kabupaten Seram Bagian Timur, serta Kabupaten Maluku Tengah.

โ€Žโ€ŽDari hasil pemeriksaan, ditemukan rokok yang diduga dilekati pita cukai palsu serta tidak dilekati pita cukai. โ€Žโ€ŽModus tersebut berpotensi menghindari kewajiban pembayaran cukai kepada negara. โ€Žโ€ŽDari hasil temuan tersebut, diperkirakan potensi kerugian negara mencapai Rp24.715.812.

Terhadap para terduga pelaku dikenakan sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp56.505.420 melalui mekanisme ultimum remedium sesuai ketentuan yang berlaku. โ€Žโ€Žโ€œPenindakan ini merupakan wujud komitmen kami dalam melindungi penerimaan negara sekaligus memastikan peredaran rokok di masyarakat berjalan sesuai ketentuan. โ€Žโ€ŽPengawasan akan terus kami tingkatkan secara konsisten dan terukur untuk memberikan efek jera serta mendorong kepatuhan pelaku usaha,โ€ ujar M.

Farid Irfan M., Kepala Bea Cukai Ambon. โ€ŽMenurut Farid, melalui operasi yang dilaksanakan ini, Bea Cukai Ambon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan distribusi dan peredaran barang kena cukai di wilayah Maluku. โ€Žโ€ŽLangkah ini diharapkan tidak hanya menekan peredaran rokok ilegal, tetapi juga menciptakan iklim usaha yang sehat dan adil serta menjaga keberlangsungan penerimaan negara dari sektor cukai. (AT)

๐Ÿ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

๐Ÿ’ฌ 0 Komentar

๐Ÿ“ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!